Sunday, January 8, 2012

[FF/S/PG-15/1] I GO CRAZY BECAUSE OF THEM




Summary…

Choi Jonghoon: Pemuda playboy yang hanya mencintai Sunmi dan Jiyoung. Walaupun playboy, setidaknya dia tetap setia pada dua wanita itu (?). Kebodohan yang tertutupi oleh penampilan kerennya menjadi kharisma tersendiri baginya untuk memikat hati setiap wanita.

Sunmi: Gadis berperawakan dewasa yang benci dengan pria playboy dan sok keren. Tapi sayangnya, dia termakan omongannya sendiri dan terpikat oleh seorang Choi Jong Hoon, pria yang dibencinya sejak duduk di bangku SMA.

Kang Jiyoung: Gadis belia yang polos yang masih duduk di bangku SMA, yang sudah sejak kecil bermimpi untuk menikah dengan Jonghoon. Dia adalah tetangga Jonghoon saat ia duduk di bangku SMP. Jiyoung menjadi sangat bersemangat saat kembali bertemu dengan Jonghoon dan bertekad untuk mendapatkan pria pujaan hatinya itu.

Seunghyun: Pria yang memendam hati terhadap Sunmi sejak gadis itu menginjakkan kaki di perusahannya. Sifatnya yang terlalu santai dan selalu melucu membuat Sunmi tidak tertarik padanya. Berkali-kali Seunghyun menyatakan cintanya, tetapi Sunmi tidak pernah menanggapinya karena dia menganggap itu hanya lelucon belaka.

CHAPTER 1
He is A Playboy, isn't He?

Seorang pemuda tampan terlihat di tengah kerumunan. Entah sudah berapa kali pemuda itu tersenyum seraya berkata “Maaf! Aku tidak bisa memberikan kancing keduaku untuk siapapun.” Pria itu menghembuskan napas berat dan akhirnya memutuskan untuk segera pergi dari sana. “Jonghoon-a, wajah tampanmu ini benar-benar menyusahkan,”ucapnya pada dirinya sendiri seraya memasuki bangunan sekolah dan menaiki tangga. Beberapa gadis yang berpapasan dengannya saling berbisik dan memandangnya dengan tatapan kagum.

Jonghoon membuka pintu kelas dan mendapati seorang gadis yang tengah duduk di atas meja seraya menatap keluar langsung menoleh padanya. “Yo! Sunmi-a!,”sapa Jonghoon seraya berjalan perlahan menghampiri Sunmi. Sunmi langsung memalingkan wajahnya dan kembali menatap keluar.

“Ya! Jangan cemberut begitu. Tenang saja… kancing keduaku masih aman,”ucap Jonghoon seraya mengusap-usap kancing kedua jas sekolahnya. Sunmi hanya diam saja dan tidak menanggapinya. “Hey! Apakah kau tidak bisa berhenti membenciku,huh?”tanya Jonghoon dan Sunmi tetap berpura-pura tidak mendengar. Sunmi kemudian turun dari meja dan menatap Jonghoon dengan kesal.

“Aku sangat membencimu dan akan selalu begitu. Pria playboy sepertimu tidak pantas berbicara denganku,”ucap Sunmi ketus dan segera berlalu. Jonghoon membuka mulutnya shock dan menatap punggung Sunmi yang kian menjauh. “Apa? Aku? Playboy? Tsskkk… Pacar saja aku tidak punya. Aneh sekali gadis itu,”ucap Jonghoon bingung. “Hhh.. Tapi sudahlah.. lebih baik aku diam disini saja,”ucap Jonghoon seraya berjalan ke belakang kelas dan merebahkan tubuhnya di lantai.

---------------------------------------


“Dasar playboy tidak tau diri! Dia pikir dengan mendekatiku akan membuatku menyukainya? Benar-benar menyebalkan!,”rutuk Sunmi seraya berjalan menuju toilet. Dia masuk ke salah satu bilik toilet dan duduk tanpa melakukan apapun. Dia benar-benar tidak suka dengan pria bernama Jonghoon itu.

“Ya… Jonghoon oppa lulus. Kurasa aku sudah tidak mempunyai semangat untuk datang ke sekolah lagi,”terdengar suara seorang gadis dari luar dan Sunmi menajamkan pendengarannya.

“Benar… tskkk.. di sekolah ini hanya Jonghoon oppa yang tampan. Tapi sayang sekali aku tidak bisa menjadi pacarnya,”ucap gadis yang lain.

“Setauku dia memang tidak memiliki pacar. Mungkin dia tidak ingin membuat kita semua sedih. Dan jika dia memiliki pacar, kurasa seluruh gadis di sekolah ini akan menangis,”ucap gadis yang lain.

“Tapi itu berarti bahwa gadis yang akan menjadi pacar pertamanya sangat beruntung. Jonghoon oppa benar-benar dingin. Padahal jelas-jelas banyak gadis yang mengejarnya. Tapi, aku heran kenapa rumor mengatakan dia playboy, padahal dia sama sekali menjaga jarak dengan gadis-gadis,”ucap gadis lain.

“Ahh… Kau benar. Mungkin para pria iri padanya, makanya menyebarkan rumor seperti itu. Tsskk.. menyebalkan,”rutuknya. “Tapi, biarpun Jonghoon oppa sudah lulus, kita harus tetap mencari tau tentangnya. Ahh… Jonghoon oppa benar-benar keren. Membuat penasaran saja,”ucap gadis itu.

“Hei… ayo kita keluar! Ahh…ngomong-ngomong, apa kalian melihat Jonghoon oppa?,”tanya gadis lain. “Aku tidak melihatnya. Ayo kita cari!,”ucap gadis lain. Dan terdengar pintu toilet tertutup, pertanda bahwa gadis-gadis itu sudah pergi.

Sunmi keluar dari bilik toilet dan mencuci tangannya seraya berpikir. “Apa? Bukan playboy? Lalu rumor yang selama ini terdengar?,”pikir Sunmi. “Aishh… untuk apa aku memikirkannya? Lebih baik aku kembali ke kelas. Tasku masih disana,”ucap Sunmi lalu berjalan keluar dan kembali menuju kelasnya.

------------------------------------


Sunmi melangkah masuk dan menuju mejanya. Merapikan barang-barangnya yang tercecer di meja dan mengangkat tasnya. Saat dia hendak berbalik pergi, sesuatu menangkap pandangannya. Dia melihat sepasang kaki panjang di lantai dan berjalan menuju ke arah belakang kelas. ‘Pasti ada seseorang yang tidur.’ Sunmi menatap tubuh itu dan melihat wajah yang tertutupi jas. Sunmi tanpa permisi langsung menarik jas itu dan membangunkan pria yang tengah tidur itu, Jonghoon.

“Ya! Kau apa-apaan?,”ucap Jonghoon setengah kesal seraya menyipitkan matanya. “Kau yang apa-apaan? Apa kau mau terkunci disini?,”Sunmi balik bertanya. Jonghoon melihat jam di pergelangan tangannya, sudah menunjukkan pukul 5 sore. Pria itu lantas bangun dan meregangkan tubuhnya. Sunmi langsung menyodorkan jas Jonghoon yang dipegangnya.

“Kurasa aku tadi mendengar bahwa kancing kedua jasmu masih aman. Ternyata kau hanya pembual,”cibir Sunmi. “Hm?,”tanya Jonghoon tidak mengerti seraya memakai jasnya. “Ahh… itu,”ucap Jonghoon akhirnya paham lalu merogoh saku celananya. “Untukmu. Sebagai ucapan terima kasihku karena telah membangunkanku. Bye!,”ucap Jonghoon menggenggam tangan Sunmi dan kemudian pergi. Sunmi terpaku beberapa saat dan kemudian membuka telapak tangannya. Dilihatnya sebuah kancing disana. “Apakah ini miliknya?,”ucap Sunmi seraya menoleh ke arah pintu tetapi Jonghoon sudah tidak ada.


================TBC=================


credit: Primadonnas' Island blog

 
 

Followers

My Update

There was an error in this gadget